
CIAMIS, RubrikJabar.com – Pemerintah menyalurkan bantuan pangan beras Ciamis kepada 1.154 keluarga penerima manfaat di Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, untuk kebutuhan tiga bulan sekaligus pada akhir Agustus 2026. Petugas membagikan bantuan serentak ini di Kantor Kelurahan Sindangrasa mulai Kamis (27/8/2026) guna meringankan beban ekonomi warga.
Warga menerima alokasi total 30 kilogram beras untuk periode Juli, Agustus, and September 2026. Program ini memberi angin segar bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang masih tinggi di pasaran.
Desi (59), seorang warga penerima, mengaku sangat terbantu karena pemerintah memberikan bantuan pangan beras Ciamis tersebut. Ia menerima tiga karung beras berukuran masing-masing 10 kilogram secara langsung dalam satu kesempatan.
Meskipun pada penyaluran sebelumnya ia juga mendapatkan tambahan minyak goreng, namun ia tetap mensyukuri bantuan beras ini. Pasokan pangan tersebut mampu mengamankan kebutuhan dapur keluarganya selama beberapa bulan ke depan.
Jadwal Distribusi dan Pengawasan Ketat
Lurah Sindangrasa Derry Yusman menerapkan kebijakan pembagian sekaligus tiga bulan agar distribusi lebih efektif bagi 1.154 KPM yang tersebar di 13 RW. Oleh karena itu, pihak kelurahan mengatur jadwal penyaluran selama dua hari penuh, yakni pada hari Kamis dan Jumat.
Pihak kelurahan mengambil langkah taktis ini guna menghindari potensi penumpukan warga di lokasi kantor kelurahan. Selain itu, mereka juga memberikan imbauan terbuka agar warga segera melapor jika menemukan kendala teknis pada bantuan pangan beras Ciamis.
Warga tidak perlu merasa khawatir apabila mendapati kondisi beras yang kurang layak konsumsi saat mereka membuka karung di rumah. Pengalaman dari distribusi sebelumnya membuktikan bahwa Bulog mau menerima pengembalian dan mengganti barang bermasalah melalui prosedur resmi.
Kuncinya terletak pada keaktifan masyarakat untuk segera melapor kepada petugas kelurahan setempat. Pihak kelurahan sendiri terus memantau potensi penyalahgunaan, meskipun hingga saat ini mereka belum menemukan kasus penjualan kembali bantuan pangan beras Ciamis oleh warga terdaftar.
Semangat Gotong Royong Warga Sindangrasa
Program bantuan pangan beras Ciamis ini justru memicu tingginya solidaritas sosial di tengah-tengah masyarakat Kelurahan Sindangrasa. Berdasarkan pantauan pihak kelurahan, sebagian warga penerima secara sukarela menyisihkan satu hingga dua kilogram beras untuk tetangga sekitar.
Warga menyalurkan aksi kemanusiaan ini terutama kepada para lanjut usia yang hidup sebatang kara dan membutuhkan uluran tangan. Semangat gotong royong membuktikan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga mempererat kerukunan antarwarga.
Sementara itu, pemerintah daerah terus mengingatkan agar warga memanfaatkan bantuan sosial ini secara bijak sesuai peruntukannya. Berbeda dengan program lain seperti PKH yang memiliki aturan ketat terkait sanksi pinjaman online atau judi online, pemerintah memfokuskan bantuan beras murni untuk konsumsi harian.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga transparansi dan kebersamaan dalam mengawal distribusi logistik ini. Pengawasan partisipatif membuat program pemerintah pusat ini tepat sasaran dan merata.





